HATI YANG TENGGELAM
Karya Ika
Nursella
Tokoh :
1.
Lina
2.
Ibu
3.
Bapak
4.
Bu Neni
5.
Pak Roni
6.
Polisi
7.
Pak Ahmad
8.
Dokter
9.
Ria
10. Tante Emi
Tempat :
1.
Rumah Lina
2.
Karaoke
3.
Rumah Bu Neni
4.
Rumah sakit
Ketika Lina berumur empat tahun. Di ruang tamu
duduklah Lina yang sedang bermain dengan bonekanya. Datanglah Ibu dengan
membawa sepiring makan.
Ibu :
“Lina sayang sini makan nak” (membawa makanannya).
Lina :
“Lina tidak lapar bu” (tetap bermain dengan bonekanya).
Ibu : “Lina tidak
kasian kalau nasinya nangis?”
Lina : (Menatap
ibunya dengan senyum manisnya) “Lina tidak mau bu
kalau nasinyanangis
gara-gara Lina.”
Ibu : (Tersenyum)
“Yasudah sini ibu suapin” (menyuapkan kepada Lina).
Lina : (Menyantapnya
dengan lahap).
Masa kecil Lina memang sangat membahagiakan. Delapan
tahun kemudian ketika Lina sudah beranjak remaja, duduklah Pak Agus di ruang
tamu dan datanglah Pak Roni.
Pak Roni : (Mengetuk pintu) “Assalamualaikum.”
Bapak :
“Walaikumsalam, silahkan masuk pak.”
Pak Roni : “Saya mau beli
nomor pak, ini nomornya.”
Bapak : “Oh iya pak
saya catat dulu ya” (mencatat nomor dan nama Pak
Roni).
Pak Roni : “Ini pak
uangnya, terima kasih.”
Bapak : “Iya Pak Roni
terima kasih juga, semoga nomor bapak beruntung.”
Pak Roni : “Haha iya pak
harus beruntung.”